Fakta Nasional

Penemuan Jenazah Pria di Sekitar Gelora Bung Karno

Seorang pria ditemukan tewas di area Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, pada Minggu dini hari. Polisi mengungkapkan adanya temuan baru yang diduga berkaitan dengan penyebab kematian korban.

N
Naufal Akbar
14 September 2026
4 pembaca
Foto: Ilustrasi mayat (detikcom)
Foto: Ilustrasi mayat (detikcom)

Jakarta - Sebuah jenazah pria ditemukan di sekitar Gelora Bung Karno (GBK) di Jakarta Pusat pada hari Minggu, 6 September. Penemuan ini mengungkapkan beberapa informasi baru terkait penyebab kematian korban.

Awalnya, rekan korban melihat sebuah pesan di media sosial Instagram yang menunjukkan bahwa korban memiliki niat untuk bunuh diri. "Berawal saksi saat sedang berada di GBK membaca unggahan korban di Instagram bahwa korban mau bunuh diri. Setelah membaca, kemudian saksi (teman korban) mendapat kiriman SOS," ungkap Dhimas pada Rabu, 9 September.

Penerimaan Sinyal SOS

Rekan korban menerima sinyal 'SOS' melalui fitur jam di salah satu aplikasi. Setelah mendapatkan informasi mengenai lokasi korban, ia mencoba mencarinya sendiri namun tidak berhasil menemukannya. "Selanjutnya melapor kepada petugas sekuriti yang bertugas di pintu 5, selanjutnya mencari posisi korban sesuai titik terakhir korban (kiriman SOS) di sekitaran GBK," tambahnya.

Karena tidak menemukan korban, petugas sekuriti meminta bantuan dari rekan-rekan sekuriti lainnya untuk mencari korban. Akhirnya, salah satu rekan sekuriti menemukan korban tergeletak di dekat Pintu 10. Saat ditemukan, denyut nadi dan detak jantung korban sudah tidak ada, sehingga jenazahnya dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Temuan Baru oleh Polisi

Polisi mengungkapkan bahwa mereka menemukan cairan yang diduga menjadi penyebab kematian korban. "Barang bukti berupa cairan dalam botol yang dicurigai menyebabkan kematian," kata Kapolsek Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo ketika dihubungi wartawan pada Minggu, 13 September.

Cairan tersebut saat ini sedang diperiksa di laboratorium forensik RS Polri Kramat Jati. Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait kasus ini. "Sedang diperiksa di laboratorium forensik," tuturnya.

Artikel Terkait