Fakta Nasional

--- Permintaan Maaf Ajudan Danrem Setelah Insiden di Jogja Marathon ---

--- Ajudan Danrem 072/Pamungkas, Serda Ainul Yaqin, meminta maaf atas kelalaian saat mengikuti Jogja Marathon tanpa mengenakan bib, setelah mediasi dengan panitia acara. ---

A
Amara Rukmana
23 June 2026
3 pembaca
Foto: Dok. Tangkapan layar video permintaan maaf.
Foto: Dok. Tangkapan layar video permintaan maaf.
---TITLEEXCERPT--- Ajudan Danrem 072/Pamungkas, Serda Ainul Yaqin, meminta maaf atas kelalaian saat mengikuti Jogja Marathon tanpa mengenakan bib, setelah mediasi dengan panitia acara. ---CONTENT---

Jogja - Setelah terjadi kesalahpahaman, Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono yang merupakan Ajudan Danrem 072/Pamungkas, bersama panitia Jogja Marathon melakukan mediasi. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak saling menyampaikan permintaan maaf terkait insiden yang terjadi.

Permintaan maaf tersebut diungkapkan oleh Serda Ainul Yaqin, ajudan yang terlibat, dan panitia melalui sebuah video yang dibagikan oleh Mayor Inf Suwito, Kepala Penerangan Korem 072/Pamungkas. "Itu statement-nya, terjadi kesalahpahaman aja, dan sudah saling memaafkan," ungkap Suwito pada Senin (22/6/2026).

Pengakuan dan Permohonan Maaf

Dalam video tersebut, Serda Ainul Yaqin mengungkapkan permohonan maafnya secara langsung. Ia mengakui bahwa tindakannya salah dan mengakui tanggung jawab atas insiden tersebut. "Saya ingin menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian saya saat mengikuti lari dengan menggunakan jersey, namun tidak menggunakan Bib. Saya menyadari bahwa tindakan tersebut merupakan kesalahan, dan tidak sesuai dengan aturan yang berlaku," jelasnya.

Lebih lanjut, Serda Ainul Yaqin menambahkan, "Dengan tulus saya memohon maaf kepada penyelenggara, seluruh petugas, dan relawan, serta seluruh peserta yang terdampak oleh kejadian ini. Saya bertanggung jawab penuh atas kekeliruan dan menjadikannya sebagai pembelajaran ke depan. Terima kasih atas kritik dan masukan yang diberikan."

Resolusi Masalah

Panitia acara juga menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut dan menegaskan bahwa masalah ini telah diselesaikan. "Saya juga memohon maaf atas tindakan saya yang berlebihan, dan saya juga menganggap masalah ini telah selesai, terima kasih," kata Marshall, salah satu panitia.

Dengan saling memaafkan, kedua pihak berharap insiden ini menjadi pelajaran bagi semua yang terlibat di acara mendatang.

Artikel Terkait