Fakta Nasional

Persiapan BBM di Nias Menjelang Natal dan Tahun Baru

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, melakukan kunjungan ke Pertamina Fuel Terminal di Gunungsitoli untuk memastikan pasokan BBM di Kepulauan Nias menjelang Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.

F
Fidzu Ardaf
28 October 2026
8 pembaca
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution saat meninjau Fuel Terminal Gunungsitoli Kepulauan Nias. (Dok. Pemprov Sumut)
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution saat meninjau Fuel Terminal Gunungsitoli Kepulauan Nias. (Dok. Pemprov Sumut)

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mengunjungi Pertamina Fuel Terminal Gunungsitoli yang terletak di Jalan Raya Pelud Binaka, Kota Gunungsitoli. Kunjungan ini dilakukan untuk mengecek kesiapan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kepulauan Nias menjelang Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.

Bobby menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi kelangkaan BBM selama periode tersebut. "Ya tadi sampai di Bandara (Nias) langsung diajak melihat kesini, kita juga mau lihat antisipasi potensi Natal dan Tahun Baru," ungkapnya kepada wartawan pada Rabu sore, 28 Oktober 2026.

Pengurangan Distribusi BBM

Menurut Bobby, saat ini distribusi BBM di Kepulauan Nias mengalami penurunan akibat pembatasan tonase mobil tangki. Hal ini disebabkan oleh beberapa proyek infrastruktur yang sedang berlangsung, baik yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi maupun Kementerian Pekerjaan Umum. "Sekarang ini kan karena ada beberapa pekerjaan infrastruktur, sehingga kendaraan retribusinya jadi kurang, ada pembatasan tonase," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kelangkaan BBM tidak terjadi pada tahun sebelumnya. "Gak (tidak ada masalah di Nataru sebelumnya). Ini hanya karena ada pengerjaan ya, ada pengerjaan jembatan penghubung utama yang sekarang kita kerjai, yang kedua karena adanya longsor sehingga tonase yang bisa dilewati dibatasi," tuturnya.

Harapan untuk Penanganan Sementara

Bobby berharap Pertamina dapat mencari solusi sementara agar distribusi BBM di Kepulauan Nias tidak terganggu, terutama menjelang Nataru. "Kita harap ada penanganan permanennya, tapi untuk Nataru ini paling tidak ada penanganan sementaranya. Jadi tadi sudah kordinasi ke Pertamina disini agar bisa tonasenya kembali normal dan harapan kita nantinya mudah-mudahan secepat-cepatnya untuk menghadapi Nataru, di bulan 11 kendaraan (retribusi) normal agar bisa kembali optimal mendistribusikan ke SPBU-SPBU," pungkasnya.

Artikel Terkait