Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa salah satu buku yang sangat berkesan baginya adalah "Warrior of the Light" karya penulis asal Brasil, Paulo Coelho. Dalam program "Presiden Prabowo Menjawab" yang disiarkan pada Jumat (18/9), Prabowo menyatakan, "Bukunya malah enggak terlalu tebal, tipis, buku itu ditulis orang Brazil, Paulo Coelho, Warrior of the Light."
Kagum dengan Pesan dalam Buku
Prabowo mengungkapkan kekagumannya terhadap buku tersebut, yang menurutnya sangat relevan dengan perjalanan hidupnya. Ia pertama kali mengenal buku itu ketika diberikan oleh kakaknya, Maryani Djojohadikusumo, pada awal tahun 2000-an. "Saya lagi bisa dikatakan saya di titik nadir, saya habis lengser 98/99, saya dituduh macam-macam, kudeta, ini semua, penculikan apa semua, saya titik nadir," jelasnya.
Emosi yang Mendalam saat Membaca
Setelah menerima buku tersebut, Prabowo langsung membacanya dan merasakan kedalaman pesan yang disampaikan Coelho. "Habis itu saya baca, saya baca itu, terus aja saya keluar air mata, seolah-olah dia bicara ke saya," tuturnya. Ia juga mendorong generasi muda di Indonesia untuk membaca karya-karya Coelho, yang dikenal juga melalui bukunya yang terkenal, "The Alchemist."