Fakta Politik

Prabowo: Saya Akan Terus Mengawasi Indonesia Meski Sudah Tiada

Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan tetap memantau perkembangan Indonesia meskipun telah dipanggil Tuhan. Pernyataan ini disampaikan saat pembukaan Munas HIPMI XVIII di Bandar Lampung.

N
Naufal Akbar
10 June 2026
14 pembaca
Presiden Prabowo Subianto mengaku akan tetap mengawasi perjalanan Indonesia meski suatu saat telah dipanggil Tuhan. (Tangkapan Layar Youtube Setpres)
Presiden Prabowo Subianto mengaku akan tetap mengawasi perjalanan Indonesia meski suatu saat telah dipanggil Tuhan. (Tangkapan Layar Youtube Setpres)

Jakarta, CNN Indonesia -- Dalam acara pembukaan Munas HIPMI XVIII yang berlangsung di Bandar Lampung pada Rabu (10/6), Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan komitmennya untuk terus mengawasi perjalanan Indonesia, bahkan setelah ia tiada. Prabowo menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi untuk menjadi ekonomi terbesar keempat di dunia pada tahun 2045.

Peluang Ekonomi Indonesia 2045

Prabowo menjelaskan bahwa generasi pengusaha muda saat ini akan mencapai puncak karier mereka pada tahun tersebut. "Kalau kita pandai dan kita cerdas 2045 kita ekonomi keempat terbesar di dunia saudara-saudara, yang muncul nanti nomor satu Tiongkok, nomor dua Amerika Serikat, nomor tiga India, nomor empat Republik Indonesia," ujarnya.

Komitmen untuk Memantau Pembangunan

Ia menambahkan bahwa ia akan terus memperhatikan perkembangan pembangunan di Indonesia dan peran generasi penerus. "Saya nanti di Hambalang monitor kalian di bawah. Kalau belum dipanggil Yang Maha Kuasa. Kalau dipanggil Yang Maha Kuasa aku lihat tetap saya monitor kalian. Kalau kalian kurang ajar malam-malam aku turun nyari kau," kata Prabowo, yang disambut dengan sorakan dari para peserta yang hadir.

Prabowo juga mengingatkan agar para pengusaha tidak melakukan tindakan melanggar hukum. "Sekarang jangan coba-coba melanggar hukum, saudara akan kalah. Kenapa? Sekarang ada teknologi, sekarang ada AI, ada kecerdasan. Sekarang semua dokumen setebal ini bisa dibaca dalam 5 menit. Kontrak setebal ini 5 menit. Jadi saudara-saudara, mari kita raih masa depan yang baik, kita kuasai, kita kendalikan semua untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat kita," imbuhnya.

Artikel Terkait