Fakta Hukum

Sopir Truk Korban Pembakaran di Bali Meninggal Setelah Dirawat Seminggu

I Gede Selamet, sopir truk yang menjadi korban pembakaran oleh bosnya, meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit selama seminggu. Jenazahnya direncanakan akan diserahkan kepada keluarga dalam wak...

N
Narayana Putra
27 September 2026
37 pembaca
Foto: I Gede Selamet, sopir truk yang dibakar bosnya di Bali (Dok. Polres Karangasem)
Foto: I Gede Selamet, sopir truk yang dibakar bosnya di Bali (Dok. Polres Karangasem)

I Gede Selamet (21), seorang sopir truk asal Desa Muncan, Karangasem, Bali, telah meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Pusat Prof Ngoerah, Denpasar. Selamet menjadi korban pembakaran yang dilakukan oleh bosnya, I Putu Cahyadi Putra (37).

Kepala Desa Muncan, I Wayan Tunas, mengonfirmasi berita duka tersebut. "Nggih benar, tadi sekitar pukul 08.30 Wita saya dapat kabar jika Gede Selamet meninggal dunia," ujarnya.

Proses Pemulangan Jenazah

Saat ini, jenazah Selamet masih berada di rumah sakit dan direncanakan akan diserahkan kepada keluarganya pada hari Sabtu (26/9). Tunas menambahkan, "Kemungkinan setelah purnama baru dibawa pulang jenazahnya, tetapi masih menunggu keputusan dari pihak keluarga juga. Nanti saya info lagi kepastiannya."

Detail Kejadian Pembakaran

Selamet mengalami luka bakar yang parah, mencapai 68% di seluruh tubuhnya, sejak Jumat (18/9) setelah dibakar oleh bosnya terkait masalah uang setoran yang belum dibayarkan. Setelah insiden tersebut, pelaku langsung ditangkap oleh pihak kepolisian dan dibawa ke Polsek Selat untuk dimintai keterangan, hingga akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Kasus ini menarik perhatian masyarakat dan menimbulkan keprihatinan atas tindakan kekerasan yang terjadi di tempat kerja.

Artikel Terkait