Fakta Pendidikan

Tim Nogogeni ITS Raih Dua Gelar Juara di KMHE 2026

Tim Nogogeni dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil meraih dua gelar juara pada Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2026 dengan mobil mereka yang bernama Bela dan Nela.

A
Agustinus Jaya Wiratama
10 October 2026
24 pembaca
Foto: ITS/Tampilan mobil Bela (depan) dan Nela (belakang) dari Tim Nogogeni ITS saat melaju di sirkuit KMHE 2026.
Foto: ITS/Tampilan mobil Bela (depan) dan Nela (belakang) dari Tim Nogogeni ITS saat melaju di sirkuit KMHE 2026.

Tim Nogogeni dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil meraih dua gelar juara tertinggi dalam Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2026 yang diselenggarakan oleh Kemdiktisaintek. Keberhasilan ini diraih melalui dua mobil yang dinamakan Bela dan Nela.

Bela, yang merupakan mobil Nogogeni IX, berhasil meraih juara pertama di kategori Urban Etanol dengan catatan efisiensi mencapai 594,44 kilometer per liter. Sementara itu, Nela, yang merupakan mobil Nogogeni IX EVO, meraih posisi teratas di kategori Urban Listrik dengan efisiensi mencapai 275,57 kilometer per kilowatt-jam.

Peningkatan Efisiensi Mobil Nela

Hafiz Diandra Pratama, general manager tim Nogogeni sekaligus mahasiswa ITS, menjelaskan bahwa efisiensi Nela meningkat sebesar 10,5 persen dibandingkan dengan pengujian yang dilakukan pada tahun 2025. Peningkatan ini disebabkan oleh pengurangan bobot Nela menjadi 72 kilogram melalui inovasi mikrokontroler yang mengatur motor BLDC secara presisi.

"Di sisi lain, pembaruan drivetrain dan konstruksi mesin sukses menurunkan bobot Bela menjadi 86 kilogram," ungkap Hafiz, seperti yang dilaporkan oleh ITS pada Jumat (9/10/2026).

Tantangan dalam Kompetisi

Kompetisi yang berlangsung di Universitas Jember (Unej) ini menghadapi tantangan berupa perubahan regulasi yang mendadak serta cuaca hujan deras, yang mengharuskan pengemudi Nogogeni untuk lebih berhati-hati saat berkendara. "Satu kesalahan kecil seperti pengereman yang terlalu dalam bisa langsung memengaruhi hasil," kata Jeremi Mantovanio Sibarani, pengemudi Nela.

Tim Nogogeni ini berawal dari proyek akhir seorang mahasiswa angkatan 2009-2010 dan resmi dibentuk pada tahun 2011 dengan nama Nagageni. Tim ini kemudian diteruskan oleh mahasiswa junior dan berkembang menjadi tim khusus. Pada tahun 2012, tim ini sempat berganti nama menjadi Pancasona, sebelum akhirnya kembali menjadi Nogogeni pada tahun 2013 dan meraih kemenangan pertama di Indonesia Energy Marathon Challenge (IEMC) kategori Urban Listrik.

Selain itu, Tim Nogogeni ITS juga berpartisipasi dalam berbagai kompetisi nasional lainnya seperti PLN Innovation and Competition in Electricity (PLN ICE) dan di tingkat internasional, tim ini mewakili Indonesia dalam beberapa ajang, termasuk Shell Eco Marathon (SEM-Asia), Formula Society of Automotive Engineers (FSAE-Australasia), dan TÜBİTAK TEKNOFEST.

Tim Nogogeni berlokasi di kampus ITS Surabaya dan dikelola oleh manajer umum, manajer teknis, manajer non-teknis, serta 35 staf yang merupakan mahasiswa di kampus tersebut.

detik.com Sumber: detik.com

Artikel Terkait