Fakta Pendidikan

Transformasi Sekolah Oikumene: Mewujudkan Pendidikan Berkualitas di Kendari

Pelita Harapan Group bekerja sama dengan Sinode Gereja Protestan di Sulawesi Tenggara meluncurkan transformasi Sekolah Lentera Harapan Oikumene Kendari untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah...

W
Wira Yudha
19 October 2026
19 pembaca
Pelita Harapan & GEPSULTRA Hadirkan Pendidikan Berkualitas lewat Sekolah Oikumene
Pelita Harapan & GEPSULTRA Hadirkan Pendidikan Berkualitas lewat Sekolah Oikumene

Pelita Harapan Group (PHG) berkolaborasi dengan Sinode Gereja Protestan di Sulawesi Tenggara (GEPSULTRA) meluncurkan transformasi Sekolah Lentera Harapan (SLH) Oikumene Kendari, yang telah lama berkontribusi bagi masyarakat setempat. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan kesempatan belajar yang lebih baik bagi generasi muda di Sulawesi Tenggara.

Dalam pernyataannya, Presiden Pelita Harapan Group, Dr. Stephanie Riady, menjelaskan bahwa transformasi ini merupakan langkah penting untuk memastikan keberlanjutan pendidikan. Peluncuran SLH Oikumene Kendari, yang berlangsung pada hari Sabtu, 17 Oktober 2026, juga mendapat dukungan dari pemerintah daerah yang diwakili oleh perwakilan mereka. Acara ini menandai dimulainya fase baru dalam pengelolaan sekolah dengan memanfaatkan pengalaman dan sistem pendidikan yang diterapkan oleh Pelita Harapan Group.

Kolaborasi untuk Pendidikan Berkualitas

Transformasi SLH Oikumene Kendari merupakan hasil kerjasama antara PHG dan GEPSULTRA untuk memperbaiki pengelolaan pendidikan, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta membangun kepercayaan masyarakat. Sekolah ini direncanakan akan memulai tahun ajaran pertamanya pada 2027/2028, dengan menawarkan jenjang pendidikan mulai dari taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah atas (SMA).

Stephanie menekankan bahwa perubahan ini bukan hanya sekadar penggantian nama atau pengelolaan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama untuk memastikan setiap anak mendapatkan pendidikan yang berkualitas. "Bagi saya, hari ini bukan sekadar tentang hadirnya sebuah sekolah baru. Ini tentang sebuah keyakinan bahwa setiap anak memiliki masa depan yang layak diperjuangkan," ujarnya.

Harapan untuk Masa Depan

Stephanie juga menegaskan bahwa pembaruan sekolah tidak berarti menghapus sejarah, melainkan melanjutkan pengabdian yang telah dibangun oleh gereja dan komunitas pendidikan selama bertahun-tahun. Kehadiran SLH Oikumene Kendari memiliki makna yang mendalam, mengingat kota ini dikenal dengan kehangatan masyarakat dan nilai-nilai kebersamaan yang kuat.

Ia berharap bahwa lulusan sekolah ini akan dikenal tidak hanya karena prestasi akademis, tetapi juga karena integritas, kerendahan hati, dan kontribusi mereka terhadap masyarakat. Peluncuran SLH Oikumene Kendari juga mendapatkan sambutan positif dari Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, S.K.M., yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari, Arnaldo, S.Pd., M.H.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyatakan bahwa kehadiran sekolah ini menambah pilihan pendidikan berkualitas bagi masyarakat dan sejalan dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Kendari 2025–2029. "Investasi terbaik bagi masa depan sebuah kota adalah investasi pada kualitas generasi mudanya," ungkapnya.

Pemerintah Kota Kendari berharap SLH Oikumene Kendari dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman, meningkatkan kualitas pembelajaran, membentuk karakter, serta menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan peserta didik agar mereka dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Transformasi SLH Oikumene Kendari merupakan bagian dari kolaborasi antara Pelita Harapan Group dan Sinode GEPSULTRA untuk melanjutkan pelayanan pendidikan yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Sulawesi Tenggara. Dalam kerjasama ini, PHG membawa pengalaman dan pendekatan dalam pengelolaan pendidikan, sementara GEPSULTRA memiliki akar pelayanan serta hubungan historis dengan komunitas setempat.

Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pembaruan sekolah yang tidak hanya berfokus pada peningkatan jumlah peserta didik, tetapi juga pada kualitas pembelajaran, tata kelola, dan keberlanjutan. Peluncuran ini dihadiri oleh Ketua Yayasan GEPSULTRA, Dr. Erens Elvianus Koodoh, S.Sos., M.Si., serta jajaran Pelita Harapan Group, unsur pemerintah daerah, pimpinan gereja, mitra pendidikan, guru, orang tua, dan calon peserta didik.

jpnn.com Sumber: jpnn.com

Artikel Terkait