Fakta Pendidikan

Wamen Stella: Anggaran Kuliah Gratis Capai Rp 93,7 Triliun, Pembahasan Berlanjut

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, mengungkapkan bahwa kuliah gratis masih dalam tahap pembahasan dengan anggaran sementara mencapai Rp 93,7 triliun.

A
Agustinus Jaya Wiratama
22 October 2026
17 pembaca
Wamendiktisaintek Stella Christie usai Akademi Kepemimpinan Pendidikan Tinggi (AKPT) 2026 Angkatan 1 Tahap IV, di Science Techno Park UI Kampus UI, Depok, Jawa Barat, Kamis (22/10/2026). Foto: Nikita Rosa/detikcom
Wamendiktisaintek Stella Christie usai Akademi Kepemimpinan Pendidikan Tinggi (AKPT) 2026 Angkatan 1 Tahap IV, di Science Techno Park UI Kampus UI, Depok, Jawa Barat, Kamis (22/10/2026). Foto: Nikita Rosa/detikcom

Jakarta - Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, menyatakan bahwa program kuliah gratis masih dalam proses pembahasan. Anggaran sementara yang disiapkan untuk program ini mencapai Rp 93,7 triliun. "Waktu itu angkanya sudah pernah dihubungkan oleh Pak Menteri. Hitungan sementaranya Rp 90 Triliun lebih ya. Tetapi ini terus dirumuskan oleh tim di Kemendiktisaintek," ujarnya saat ditemui setelah acara Akademi Kepemimpinan Pendidikan Tinggi (AKPT) 2026 Angkatan 1 Tahap IV, di Science Techno Park UI, Kampus UI, Depok, Jawa Barat, pada Kamis (22/10/2026).

Pentingnya Kualitas Pendidikan

Stella menekankan bahwa Kemdiktisaintek tidak hanya fokus pada perluasan akses pendidikan, tetapi juga berkomitmen untuk menjaga kualitas pendidikan. "Kembali lagi tentu saja, kita bukan saja keterjangkauannya, kita dari berbanyak hal, kita tetap menjaga kualitasnya," tuturnya.

Strategi untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Tinggi

Stella menjelaskan bahwa Kemdiktisaintek sedang merancang berbagai strategi untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, salah satunya melalui peningkatan kualifikasi pendidik. "Mungkin kita adakan lebih banyak lagi beasiswa untuk dosen-dosen kita, meningkatkan kualifikasi mereka," ungkapnya. "Jadi kita mungkin uang beasiswanya itu memang sudah banyak di LPDP, tapi kita bisa geser lebih banyak lagi dari presentasinya untuk dosen," imbuhnya.

Stella menegaskan bahwa Kemdiktisaintek berupaya menyeimbangkan antara pendidikan gratis dan kualitas yang terjaga. "Kita pastikan itu bahwa pendidikan gratis, sesuai dengan arah bapak presiden, untuk dijalankan juga kualitasnya," ujarnya.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah menginstruksikan pelaksanaan kuliah gratis pada akhir September lalu. Menanggapi arahan tersebut, Mendiktisaintek Brian Yuliarto menjelaskan bahwa pemerintah telah membahas berbagai opsi untuk mewujudkan program ini. Kemdiktisaintek mempertimbangkan berbagai komponen pembiayaan perguruan tinggi, termasuk penerimaan uang kuliah tunggal (UKT), iuran pengembangan institusi (IPI) jalur mandiri, serta sumber pendapatan lainnya di perguruan tinggi negeri.

"Tadi beberapa hitungan-hitungan sudah kita lakukan, beberapa analisis mulai dari pendapatan UKT yang ada saat ini, kemudian berapa IPI pada jalur mandiri, kemudian juga pendapatan lain-lainnya, yang karena di perguruan tinggi negeri itu kadang-kadang pendapatan dari pascasarjana itu menyubsidi program sarjana," ujar Brian, seperti yang dilansir dari laman Sekretariat Negara, pada Kamis (22/10/2026).

detik.com Sumber: detik.com

Artikel Terkait