Fakta Pendidikan

Burung dengan Kicauan Paling Menyenangkan dan Mengganggu Menurut Penelitian

Suara burung di alam sering dianggap menenangkan, namun tidak semua kicauan burung memberikan kesan yang sama. Penelitian terbaru mengungkapkan jenis burung dengan kicauan terindah dan terburuk menuru...

A
Agustinus Jaya Wiratama
18 September 2026
31 pembaca
Turdus merula, burung yang dinilai memiliki kicauan terindahFoto: Juan Emilio/Wikimedia Commons
Turdus merula, burung yang dinilai memiliki kicauan terindahFoto: Juan Emilio/Wikimedia Commons

Suara burung yang terdengar di lingkungan sering kali dianggap memberikan ketenangan dan membantu seseorang merasa lebih santai. Namun, tidak semua kicauan burung memiliki efek yang sama bagi pendengar. Beberapa spesies burung dikenal dengan kicauan yang merdu, sementara yang lainnya dianggap bising. Apa yang menyebabkan perbedaan ini?

Kicauan merdu burung berasal dari organ di dalam dada mereka yang disebut syrinx. Organ ini terletak di titik percabangan antara trakea dan dua bronkus, berbeda dengan laring manusia yang berada di leher. Udara dari paru-paru burung melewati syrinx, di mana terdapat membran tipis yang dikenal sebagai tympaniform membranes di kedua sisi saluran menuju bronkus. Selain itu, terdapat juga pessulus, yaitu batang kartilago kecil di tengah syrinx. Getaran dari membran dan pessulus ini menghasilkan suara, sementara otot-otot kecil di sekitar syrinx mengatur ketegangan membran sehingga burung dapat mengontrol nada, volume, dan durasi suara.

Kicauan Burung yang Paling Menyenangkan

Peneliti dari University of Tübingen di Jerman melakukan penelitian untuk mengetahui jenis suara burung yang paling disukai oleh manusia. Mereka memperdengarkan suara dari 123 spesies burung liar kepada 84 orang, kemudian meminta para peserta untuk menilai tingkat kenyamanan setiap suara dengan skala dari 1 hingga 5. Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Bird Science dengan judul "Analyzing the acoustic parameters of bird vocalizations and their perceived pleasantness by humans."

Berdasarkan penilaian para responden, berikut adalah lima suara burung yang dianggap paling menyenangkan:

  • Common blackbird - Sikatan hitam (Turdus merula)
  • Willow warbler (Phylloscopus trochilus)
  • Blackcap (Sylvia atricapilla)
  • Mistle thrush (Turdus viscivorus)
  • Garden warbler (Sylvia borin)

Menariknya, suara blackbird tidak hanya mendapatkan penilaian tertinggi dalam hal kenyamanan, tetapi juga dinilai mampu memberikan efek restoratif yang membantu seseorang memulihkan diri dari kelelahan mental atau stres.

Kicauan Burung yang Paling Mengganggu

Di sisi lain, berikut adalah lima kicauan burung yang dianggap paling mengganggu:

  • Burung hantu lumbung (Tyto alba)
  • Angsa Mesir (Alopochen aegyptiaca)
  • Cangak abu (Ardea cinerea)
  • Elang peregrine (Falco peregrinus)
  • Eurasian jay (Garrulus glandarius)

Para peneliti menganalisis berbagai karakteristik akustik dari setiap suara burung, termasuk amplitudo, frekuensi, kompleksitas, dan rentang frekuensi yang digunakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa manusia cenderung memberikan penilaian lebih tinggi kepada suara burung yang lebih kompleks, memiliki frekuensi relatif tinggi, tetapi tidak terlalu keras. Suara dengan kompleksitas tinggi memiliki lebih banyak variasi dan elemen di dalamnya.

"Kita mungkin secara naluriah lebih menyukai suara yang bervariasi dengan amplitudo dan frekuensi sedang karena suara-suara tersebut menandakan lingkungan yang aman, sehat, dan menenangkan di mana kita dapat bersantai," ungkap Dr. Nadine Kalb, salah satu penulis studi tersebut.

Selain itu, bias manusia juga mempengaruhi penilaian. Penelitian menunjukkan bahwa persepsi orang tentang spesies burung tertentu dapat memengaruhi penilaian mereka terhadap suara burung tersebut.

detik.com Sumber: detik.com

Artikel Terkait