Fakta Hukum

Duel Berdarah Antara Remaja di Jakarta Utara, Satu Tewas

Dua remaja di Jakarta Utara terlibat duel yang berujung pada kematian salah satu dari mereka. Perselisihan ini dipicu oleh masalah yang berkaitan dengan seorang wanita.

N
Narayana Putra
20 June 2026
4 pembaca
Ilustrasi garis polisi (Rachman Haryanto/detikcom)
Ilustrasi garis polisi (Rachman Haryanto/detikcom)

Jakarta - Dua remaja di wilayah Jakarta Utara terlibat dalam sebuah duel yang mengakibatkan salah satu dari mereka kehilangan nyawa. Insiden tragis ini dipicu oleh masalah yang berkaitan dengan seorang wanita di antara mereka.

Pelaku yang berinisial IPS (15) dan korban WS (16) mulai saling ejek melalui media sosial. Ketegangan antara keduanya semakin meningkat hingga mereka sepakat untuk bertarung satu lawan satu. "Awalnya gara-gara cewek, terus ledek-ledekan di medsos dan berujung tantangan duel," ungkap Ps Kasi Humas Polsek Cilincing, Aiptu Coko Handoko, pada Jumat (19/6/2026).

Lokasi dan Waktu Duel

Duel antara IPS dan WS berlangsung di Jalan Kalibaru Timur II RT 01 RW 03, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada Jumat (19/6) sekitar pukul 00.15 WIB. Keduanya sepakat untuk bertarung di lokasi tersebut setelah saling menantang pada Kamis (18/6) sekitar pukul 22.30 WIB. Duel terjadi di tengah jalan yang gelap, dengan lebar jalan kurang dari 4 meter dan dikelilingi oleh lapak pedagang pasar.

Beberapa teman sebaya dari kedua remaja tersebut menyaksikan duel itu dan merekam kejadian tersebut. Mereka terlihat bersorak-sorai saat duel berlangsung. Dalam duel tersebut, kedua remaja mengenakan helm, jaket lengan panjang, dan celana panjang. Aksi saling serang dimulai dan diakhiri oleh kedua belah pihak.

Akibat dan Tindakan Polisi

Akibat duel ini, WS mengalami luka parah akibat bacokan dari IPS. Rekan-rekannya segera membawanya ke RSUD Cilincing menggunakan skuter otomatis. "Atas kejadian tersebut, korban mengalami luka bacok pada pangkal paha kiri. Berdasarkan pemeriksaan dokter jaga, korban WS telah dalam keadaan meninggal dunia saat tiba di RSUD Cilincing," jelas Kapolsek Cilincing, AKP Bobi Subasri.

Setelah menerima laporan mengenai insiden tersebut, pihak kepolisian melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap IPS. "Terduga pelaku duel satu lawan satu Saudara IPS telah diamankan oleh jajaran Polsek Cilincing Polres Metro Jakarta Utara guna proses lebih lanjut," kata AKP Bobi.

Polisi juga mengimbau kepada orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama dalam penggunaan media sosial yang seringkali menjadi pemicu konflik di kalangan remaja. "Kami mengajak seluruh orang tua, pihak sekolah, tokoh masyarakat, dan lingkungan sekitar untuk bersama-sama melakukan pengawasan serta pembinaan terhadap anak-anak. Jangan sampai perselisihan yang bermula dari media sosial berujung pada tindak kekerasan yang merenggut nyawa," imbaunya.

Polsek Cilincing juga meminta masyarakat untuk segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat atau tindakan kriminal melalui layanan darurat 110 atau kantor polisi terdekat.

Artikel Terkait