Jakarta, CNN Indonesia -- Dewan Pimpinan Pusat PROJO menyambut baik inisiatif Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka yang menerima perwakilan mahasiswa di Istana Wakil Presiden, Jakarta, pada hari Senin (15/6). Sekretaris Jenderal PROJO, Freddy Alex Damanik, menilai pertemuan tersebut sebagai jembatan untuk mengurangi kesenjangan informasi antara pemerintah dan masyarakat. Ia juga berpendapat bahwa pertemuan ini menunjukkan bahwa pemerintah terbuka terhadap kritik.
“Mas Wapres Gibran melakukan komunikasi politik yang sehat. Pintu Istana dibuka lebar untuk mendengar kegelisahan anak muda,” ungkap Freddy dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (16/6).
Pemerintah Hargai Aspirasi Rakyat
Freddy menambahkan bahwa sikap Gibran yang bersedia menemui mahasiswa menunjukkan bahwa pemerintah menghargai demokrasi dan memprioritaskan aspirasi rakyat. Ia juga mencatat bahwa Gibran secara terbuka mengakui adanya kekurangan dalam pemerintahan dan berkomitmen untuk melakukan perbaikan yang berkelanjutan.
Dialog dengan Mahasiswa
Dalam dialog tersebut, Gibran disebut mencatat berbagai tuntutan dari mahasiswa, termasuk evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), kebijakan ekonomi, dan regulasi pendidikan. “Mas Wapres juga menyampaikan komitmen untuk menyampaikan langsung lembar catatan aspirasi tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto,” kata Freddy.
Pertemuan Gibran dengan mahasiswa ini berlangsung di tengah aksi demonstrasi yang terjadi di berbagai kota besar di Indonesia, di mana mahasiswa menyampaikan protes terhadap pelaksanaan sejumlah program prioritas pemerintah. Sejumlah mahasiswa dari Universitas Bung Karno (UBK), Universitas MH Thamrin, dan Universitas Terbuka turut hadir dalam pertemuan tersebut.