Monday, 04 May 2026
Fakta Ekonomi

IHSG Mengalami Penurunan, Catatan Bursa Sepekan Terakhir

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan pada sepekan terakhir, ditutup di level 6.956 dengan kapitalisasi pasar Rp 12.382 triliun.

D
Dila Rakasiwi
03 May 2026 6 pembaca
IHSG Mengalami Penurunan, Catatan Bursa Sepekan Terakhir

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan bahwa selama sepekan terakhir, yakni periode 27 hingga 30 April 2026, terjadi pelemahan pada pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG ditutup pada level 6.956 dengan nilai kapitalisasi pasar mencapai Rp 12.382 triliun.

Dalam keterangannya, BEI menyebutkan bahwa data perdagangan saham selama periode tersebut menunjukkan hasil negatif. Pergerakan IHSG mengalami penurunan sebesar 2,42 persen, dari posisi 7.129,490 pada pekan sebelumnya menjadi 6.956,804. Penurunan ini juga diikuti oleh kapitalisasi pasar yang berkurang sebesar 2,78 persen dari Rp 12.736 triliun.

Rata-rata nilai transaksi harian pada pekan ini juga mengalami penurunan sebesar 6,81 persen, menjadi Rp 18,27 triliun dari Rp 19,61 triliun sebelumnya. Selain itu, frekuensi transaksi harian turun 15,02 persen menjadi 2,34 juta kali dari 2,75 juta kali transaksi pada pekan lalu. Rata-rata volume transaksi harian juga berkurang 17,32 persen menjadi 37,11 miliar lembar saham dari 44,88 miliar lembar saham.

Investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 1,486 triliun pada akhir pekan ini, dengan total nilai jual bersih sepanjang tahun 2026 mencapai Rp 49,874 triliun.

BEI juga menginformasikan bahwa dalam sepekan terakhir, berbagai kegiatan telah dilakukan untuk mendorong pengembangan aktivitas di pasar modal Indonesia. Pada Senin, 27 April 2026, BEI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Pemerintah Republik Indonesia meluncurkan Program Investasi Terencana dan Berkala Reksa Dana (PINTAR Reksa Dana) di Main Hall BEI. Peluncuran ini bertujuan untuk memperdalam pasar modal Indonesia dan mendorong partisipasi masyarakat, terutama generasi muda dan investor pemula.

Program ini didukung oleh 30 manajer investasi dan 26 Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi investor. Kegiatan peluncuran PINTAR Reksa Dana juga bertepatan dengan Pekan Reksa Dana 2026 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI).

Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan dapat mendorong budaya investasi rutin yang sehat di kalangan masyarakat.

// Artikel Terkait