Fakta Politik

--- Ketua DPD Mendorong Kerjasama Investasi Properti dengan China dan Rusia ---

--- Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin mengajak investor asing untuk berkolaborasi dalam pengembangan perumahan di Indonesia, terutama di kawasan pariwisata. Ajakan ini disampaikan dalam forum di B...

W
Wira Yudha
30 October 2026
5 pembaca
Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin mengajak investor asing dan pelaku industri properti global berkolaborasi mengembangkan perumahan (Foto: Dok. Istimewa)
Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin mengajak investor asing dan pelaku industri properti global berkolaborasi mengembangkan perumahan (Foto: Dok. Istimewa)
---TITLEEXCERPT--- Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin mengajak investor asing untuk berkolaborasi dalam pengembangan perumahan di Indonesia, terutama di kawasan pariwisata. Ajakan ini disampaikan dalam forum di Bali yang dihadiri oleh banyak pelaku industri properti. ---CONTENT---

Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin mengundang para investor asing serta pelaku industri properti global untuk bekerja sama dalam mengembangkan sektor perumahan di kawasan pariwisata Indonesia. Undangan ini disampaikan oleh Sultan saat membuka Indonesia-China Bridge Forum yang berlangsung di Bali pada Kamis, 29 Oktober, yang dihadiri oleh lebih dari 500 profesional dari berbagai negara dalam industri properti.

"Indonesia terbuka terhadap investasi dan teknologi negara-negara sahabat di bidang properti perumahan," ungkap Sultan dalam rilis yang diterima pada Jumat, 30 Oktober.

Pentingnya Dukungan Pembiayaan dan Teknologi

Sultan menekankan bahwa pemerintah memerlukan dukungan dalam bentuk pembiayaan alternatif serta teknologi konstruksi untuk merealisasikan program pembangunan 3 juta rumah. Salah satu teknologi yang dapat dimanfaatkan adalah pencetakan konstruksi 3D, yang memungkinkan pembangunan rumah dilakukan dengan lebih cepat dan terjangkau.

Ajakan untuk Mengembangkan Kawasan Pariwisata

Lebih lanjut, Sultan juga mengajak investor dari berbagai negara, termasuk China, Jerman, Rusia, dan India, untuk bersama-sama mengembangkan kawasan pariwisata baru di berbagai daerah di Indonesia.

Artikel Terkait