Fakta Ekonomi

Paket Ringan Semakin Mendominasi Pengiriman Belanja Daring di Indonesia

Tren belanja online di Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengiriman paket dengan bobot ringan, terutama di bawah 300 gram. Lion Parcel meluncurkan layanan MINIPACK untuk memenuhi kebu...

S
Stevani Nila Wardana
06 August 2026
35 pembaca
Foto: Dok Republika
Foto: Dok Republika

Tren belanja daring yang terus berkembang di Indonesia telah mendorong peningkatan pengiriman paket dengan bobot ringan. Kini, berbagai produk sehari-hari seperti fesyen, produk perawatan diri, perlengkapan gawai, dan dokumen semakin banyak dikirim dengan berat di bawah 300 gram, sejalan dengan perubahan pola konsumsi masyarakat yang lebih mengutamakan kepraktisan.

Kebutuhan Layanan Logistik yang Berubah

Kenny Kwanto, Chief Marketing Officer Lion Parcel, menyatakan bahwa peningkatan pengiriman paket ringan telah mengubah kebutuhan layanan logistik. Banyak pelanggan yang mengeluhkan biaya pengiriman yang masih mengacu pada tarif minimum satu kilogram, meskipun barang yang dikirim memiliki bobot yang jauh lebih ringan. "Pengiriman paket ringan meningkat, namun banyak pelanggan mengeluh karena bayar ongkirnya tetap untuk 1 kilogram yang dirasa kurang efisien, bahkan beberapa pelanggan menyebutnya 'bayar angin'," ujarnya.

Menanggapi kebutuhan tersebut, Lion Parcel meluncurkan layanan baru bernama MINIPACK yang ditujukan khusus untuk pengiriman paket ringan di bawah 300 gram. Data internal Lion Parcel menunjukkan bahwa kategori barang yang paling sering dikirim dengan bobot ini meliputi dokumen, buku saku, hijab, kaus kaki, aksesori seperti kalung dan gelang, serta berbagai produk perawatan diri seperti serum, tabir surya, dan lipstik.

Paket Gawai dan Kesadaran Konsumen

Selain itu, perlengkapan gawai seperti pengisi daya, kabel data, baterai, pelindung ponsel, dan jam tangan juga termasuk dalam kategori paket ringan yang banyak dibeli melalui platform belanja daring. Kenny menekankan bahwa semakin banyak masyarakat yang memahami karakteristik barang yang mereka kirim akan membantu mereka dalam memilih layanan logistik yang lebih sesuai dengan kebutuhan. "Kami ingin masyarakat semakin sadar bahwa banyak produk yang dibeli sehari-hari sebenarnya masuk kategori paket ringan. Dengan memilih layanan yang sesuai seperti MINIPACK, pelanggan bisa menikmati ongkos kirim yang lebih efisien," katanya.

Sebagai contoh, pengiriman paket ringan dari Jakarta ke Makassar melalui layanan MINIPACK dikenakan tarif Rp23 ribu, yang merupakan sekitar separuh dari tarif reguler sebesar Rp46 ribu per kilogram. Sementara itu, pengiriman dari Jakarta ke Medan dikenakan tarif Rp18 ribu, lebih rendah dibanding tarif reguler yang mencapai Rp36 ribu per kilogram.

Kenny menambahkan bahwa tren pembelian produk dalam jumlah satuan, terutama di kategori kecantikan dan perlengkapan gawai, semakin meningkatkan kebutuhan akan layanan pengiriman paket ringan. Dengan hadirnya layanan ini, Lion Parcel berharap masyarakat dapat memilih opsi pengiriman yang lebih sesuai dengan bobot aktual barang, sehingga biaya logistik menjadi lebih efisien tanpa mengurangi kualitas layanan pengiriman.

Artikel Terkait