Fakta Nasional

Trump Menanggapi Pernyataan Mojtaba Khamenei yang Menyebutnya Putus Asa

Presiden AS, Donald Trump, memberikan tanggapan terhadap pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, yang mengklaim bahwa Trump putus asa dalam upaya mencapai kesepakatan damai. Trump menegaskan bahwa...

S
Stevani Nila Wardana
20 June 2026
5 pembaca
Foto: REUTERS/Daniel Heuer
Foto: REUTERS/Daniel Heuer

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, merespons pernyataan pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, yang menyebutnya putus asa terkait negosiasi kesepakatan damai. Dalam tanggapannya, Trump menuduh Iran yang sebenarnya berada dalam keadaan putus asa.

"Kami tidak bertemu karena putus asa, Iran-lah yang begitu," ungkap Trump melalui platform Truth Social, seperti yang dilaporkan oleh kantor berita AFP pada Jumat (19/6/2026). Dalam pernyataannya, Trump menunjukkan kekecewaannya tidak hanya terhadap Iran, tetapi juga terhadap kritik dari dalam negeri yang beranggapan bahwa kesepakatan tersebut lebih menguntungkan Teheran tanpa adanya batasan yang jelas terhadap program nuklirnya.

Frustrasi Terhadap Kesepakatan

Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat akan memanfaatkan waktu 60 hari yang ditetapkan untuk merumuskan kesepakatan jangka panjang antara kedua negara. "Mereka tidak akan mendapatkan uang, tidak sepeser pun!" tegasnya. Baik dari kalangan Republik maupun Demokrat, banyak yang mengkritik kesepakatan ini karena dianggap memberikan pelonggaran sanksi serta dana rekonstruksi sebesar USD 300 juta untuk Iran. Meski begitu, Trump menegaskan bahwa kekuatan Iran saat ini telah menurun.

"Perang telah melemahkan Iran! Negara ini tidak lagi memiliki Angkatan Udara, Angkatan Laut, Peralatan Anti-Pesawat, Radar, atau apa pun secara praktis, namun para Demokrat mengatakan bahwa keadaan Iran saat ini lebih baik dibandingkan empat bulan yang lalu. Bisakah Anda bayangkan lolos begitu saja??? Betapa bodohnya beberapa orang???," tambah Trump dalam unggahannya di Truth Social.

Pernyataan Mojtaba Khamenei

Sebelumnya, Mojtaba Khamenei menyatakan bahwa Trump menggunakan berbagai titik tawar untuk mencapai kesepakatan damai karena merasa putus asa. Dalam pernyataannya yang disiarkan di televisi pemerintah Iran, Khamenei juga mengungkapkan bahwa dirinya setuju dengan kesepakatan untuk mengakhiri perang, meskipun memiliki pandangan yang berbeda.

Dalam pernyataan yang dibacakan pada Jumat (19/6/2026), Khamenei mengumumkan bahwa nota kesepahaman atau MoU antara Iran dan AS telah ditandatangani oleh Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, dan Trump. Ia memberikan pujian kepada para pejabat Iran yang telah berkontribusi dalam tercapainya kesepakatan tersebut. Namun, Khamenei kembali menekankan bahwa Trump berada dalam keadaan putus asa untuk mencapai kesepakatan dengan Iran.

"Dalam proses mencapai tahap ini, para pejabat, tentu dengan belas kasih dan niat baik, telah melakukan banyak upaya. Dan tentu saja, Presiden AS-lah yang, karena putus asa, menggunakan berbagai titik tawar untuk tujuan ini," jelas Khamenei dalam pernyataannya yang dirilis pada Kamis (18/6).

Artikel Terkait