Fakta Politik

PDRI Dorong Perempuan untuk Berperan Aktif dalam Politik

Perempuan Demokrat Republik Indonesia (PDRI) mengajak perempuan di seluruh Indonesia untuk terlibat aktif dalam politik demi menentukan arah pembangunan bangsa.

N
Narayana Putra
28 July 2026
9 pembaca
Ilustrasi. Perempuan diajak aktif berpolitik. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Ilustrasi. Perempuan diajak aktif berpolitik. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

Jakarta, CNN Indonesia -- Organisasi sayap Partai Demokrat, Perempuan Demokrat Republik Indonesia (PDRI), mengajak perempuan untuk berpartisipasi aktif dalam dunia politik guna mempengaruhi arah pembangunan negara. Metty Yan Harahap, selaku Kepala Bidang Komunikasi PDRI/Srikandi Demokrat, menyerukan kepada seluruh perempuan Indonesia, dari generasi muda hingga yang lebih senior, agar tidak lagi melihat politik sebagai hal yang jauh atau tabu.

"Sebaliknya, politik merupakan bagian penting dari kehidupan yang menentukan masa depan keluarga, masyarakat, dan bangsa," ungkap Metty dalam keterangan tertulisnya pada hari Senin (27/7).

Politik untuk Semua

PDRI menegaskan bahwa politik bukanlah domain eksklusif bagi kaum pria. Menurut mereka, politik adalah ruang pengabdian yang krusial dalam menentukan arah pembangunan bangsa. "Politik bukan eksklusif bagi pria saja. Karena itu, perempuan perlu memiliki pemahaman politik yang baik, berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi, serta mengambil peran dalam setiap pengambilan keputusan pembangunan yang menyangkut kepentingan masyarakat," jelas Metty.

Melalui keterlibatan aktif, diharapkan perempuan dapat memberikan kontribusi lebih dalam memperjuangkan berbagai isu penting seperti pendidikan berkualitas, layanan kesehatan yang lebih baik, kesejahteraan keluarga, pemberdayaan ekonomi, serta perlindungan terhadap perempuan dan anak. Semua ini bertujuan untuk mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih maju dan berkeadilan.

PDRI sebagai Wadah Dukungan

"PDRI hadir sebagai wadah bagi perempuan Indonesia untuk saling mendukung, bertumbuh, dan mengambil peran dalam pembangunan bangsa. Ketika perempuan memiliki kesempatan untuk belajar, berdaya, dan terlibat di politik, maka keluarga akan semakin kuat, masyarakat semakin maju, dan Indonesia akan menjadi bangsa yang lebih baik," tambah Metty.

Di sisi lain, Ketua Umum PDRI, Vitri C. Mallarangeng, menyatakan bahwa PDRI berkomitmen untuk menjadi organisasi perempuan yang inklusif dan inspiratif, serta menghadirkan program-program nyata yang dapat meningkatkan kualitas hidup perempuan Indonesia dan memperkuat demokrasi serta pembangunan nasional. Ia menekankan bahwa PDRI akan berlandaskan pada lima pilar utama sebagai arah gerak organisasi.

Beberapa pilar tersebut meliputi PDRI Cerdas, yang mencakup seminar hukum, pendidikan, parenting, dan literasi digital untuk meningkatkan kapasitas perempuan di berbagai bidang, serta PDRI Sehat, yang menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi gizi, dan peningkatan kesadaran mengenai kesehatan perempuan.

Artikel Terkait