Fakta Pendidikan

Penemuan Harta Karun Viking Seberat 18,5 Kg di Kebun Pria Denmark

Seorang pria dari Denmark berhasil menemukan harta karun dari era Viking di kebunnya, yang terdiri dari 700 artefak dengan total berat hampir 18,5 kg. Temuan ini memberikan wawasan baru tentang sejara...

N
Narayana Putra
26 September 2026
26 pembaca
Ilustrasi Harta Karun. (Foto: Getty Images/iStockphoto/fikretozk)
Ilustrasi Harta Karun. (Foto: Getty Images/iStockphoto/fikretozk)

Seorang pria asal Denmark menemukan harta karun bersejarah dari zaman Viking di kebun rumahnya. Setelah dilakukan penggalian lebih lanjut, harta karun tersebut terdiri dari 700 artefak dan pecahan yang berasal dari abad ke-10 dengan total berat sekitar 18,5 kg. Penemuan ini terjadi saat pria tersebut sedang membangun teras baru di kebunnya.

Menurut informasi dari situs web North Jutland Museums, timbunan harta karun tersebut mencakup batangan perak, gelang, 47 koin utuh beserta pecahannya, liontin kecil berbentuk palu Thor, serta berbagai potongan perak yang sebelumnya disimpan dalam wadah tanah liat.

Proses Penemuan yang Menarik

Pria yang menemukan harta karun itu mengungkapkan, "Setelah setengah jam menggali, alat gali saya membentur sesuatu yang menimbulkan bunyi aneh." Ia awalnya mengira yang ditemukannya adalah besi tua atau kawat pagar serta beberapa pecahan tembikar. Namun, saat mulai menggali dengan tangan, ia mulai mengeluarkan satu per satu benda logam dari dalam tanah. "Setelah bekerja dengan hati-hati selama beberapa saat, saya menyadari bahwa itu adalah perhiasan, koin, dan batangan perak," tambahnya.

Pihak museum menyatakan bahwa timbunan perak seberat hampir 18,5 kg ini tiga kali lipat lebih besar dibandingkan temuan timbunan perak Viking terbesar sebelumnya, yang dikenal sebagai Timbunan Terslev dengan berat sekitar 6,5 kg.

Makna Sejarah Penemuan

Torben Sarauw, seorang arkeolog dan kepala bidang warisan budaya di North Jutland Museum, menyatakan, "Ini adalah timbunan perak Zaman Viking yang sangat penting." Ia menambahkan bahwa temuan ini memberikan wawasan langka mengenai ekonomi perak pada Zaman Viking, di mana perak tidak hanya berfungsi sebagai mata uang, tetapi juga sebagai logam mulia yang ditimbang untuk kepentingan perdagangan, pembayaran, dan penyimpanan kekayaan.

Salah satu batangan perak yang ditemukan memiliki ukiran aksara rune yang dapat dibaca sebagai "hutu". Sarauw juga menyebutkan bahwa harta karun tersebut mencakup koin-koin yang bertuliskan aksara Arab.

"Harta karun ini berasal dari momen penting dalam sejarah Denmark. Benda-benda ini dikubur pada masa ketika Kerajaan Denmark sedang terbentuk dan agama Kristen mulai menyebar ke seluruh Skandinavia," ungkapnya. "Selain memberikan gambaran mengenai perdagangan dan kekayaan pada Zaman Viking, temuan ini juga menjadi bukti adanya masyarakat yang sedang mengalami perubahan politik dan keagamaan yang mendalam."

Setelah semua artefak didokumentasikan, pihak museum berharap dapat memamerkan harta karun tersebut di Fyrkat, sebuah museum Zaman Viking yang juga merupakan situs benteng melingkar yang terdaftar sebagai Warisan Dunia UNESCO.

detik.com Sumber: detik.com

Artikel Terkait