Fakta Pendidikan

Sekolah-Sekolah Unggulan di OSN SMA 2026, Didominasi oleh Lembaga Swasta

Olimpiade Sains Nasional (OSN) Jenjang Pendidikan Menengah 2026 telah resmi ditutup, dengan DKI Jakarta meraih juara umum. Sebanyak 566 finalis berpartisipasi, dan mayoritas sekolah yang berprestasi a...

P
Panca Akbar Saputra
22 September 2026
44 pembaca
Upacara penyerahan medali OSN 2026 jenjang SMA dan sederajat Foto: Dok. Kemendikdasmen
Upacara penyerahan medali OSN 2026 jenjang SMA dan sederajat Foto: Dok. Kemendikdasmen

Jakarta - Penutupan Olimpiade Sains Nasional (OSN) untuk tingkat Pendidikan Menengah 2026 berlangsung di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Kota Malang, Jawa Timur, pada Sabtu malam, 19 September 2026. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, resmi menutup acara tersebut. Dari total 566 finalis yang berkompetisi, tercatat 45 peserta berhasil meraih medali emas, 90 medali perak, dan 135 medali perunggu. Dalam klasemen perolehan medali berdasarkan provinsi, DKI Jakarta menjadi juara umum dengan total 82 medali, yang terdiri dari 21 medali emas, 26 medali perak, dan 35 medali perunggu.

Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Maria Veronica Irene, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan OSN 2026 mengalami peningkatan jumlah peserta lebih dari 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selain kompetisi di sembilan cabang, kegiatan ini juga mencakup Bina Talenta Indonesia Kolaboratif serta pameran kompetisi kecerdasan buatan.

Peningkatan Pengalaman Peserta

Irene menambahkan bahwa rangkaian kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga bagi peserta untuk tidak hanya bersaing secara individu, tetapi juga berkolaborasi lintas bidang. Para peserta berkesempatan untuk mendapatkan berbagai peluang pengembangan lanjut, termasuk pembinaan talenta dan kesempatan untuk mengikuti seleksi di ajang internasional.

"Untuk apresiasi uang pembinaan, peluang untuk ke ajang internasional dengan pembinaan di Pelatnas, bina talenta, beasiswa, potensi untuk masuk dalam perguruan tinggi melalui jalur prestasi. Semua itu disediakan oleh Kemendikdasmen untuk mendukung pengembangan talenta di Indonesia," ucap Irene.

Daftar Sekolah Terbaik di OSN 2026

Pemeringkatan sekolah dilakukan berdasarkan jumlah medali emas yang diraih, diikuti oleh medali perak dan perunggu. Menariknya, sebagian besar sekolah yang masuk dalam daftar adalah sekolah swasta, dengan hanya dua sekolah negeri yang berhasil, yaitu SMAN 8 Jakarta dan MAN Insan Cendekia Serpong.

1. SMAS 1 Kristen BPK Penabur Jakarta - 5 emas, 2 perak, 1 perunggu (total 8 medali)

Medali emas: Ferrel Gabriel (Fisika), Davino Sugianto (Fisika), Michael Davin Hadi (Biologi), Darren Jeonathan (Ekonomi), Jovan Rafael Natalieputra (Astronomi). Medali perak: Delicia Angela Gunario (Kimia), Shannon Demetria Suwanto (Biologi). Medali perunggu: Bryant Joshua Halim (Matematika).

2. SMAS Kristen BPK Penabur Gading Serpong, Tangerang, Banten - 4 emas, 3 perak, 3 perunggu (total 10 medali)

Medali emas: Axelleon Reinhart Tandani (Matematika), Hansen Marcello Chandra (Matematika), Devin Cahyadi (Fisika), Vincent Dhammara Alvi (Biologi). Medali perak: Aiko Violetta Wijaya (Kimia), Ethan Samuel Benaya Khu (Fisika), Shalomita Sharon Pakpahan (Biologi). Medali perunggu: Nathan Emmanuel Siahaya (Informatika), Jocelyn Abigail Toniman (Ekonomi), Daniel Chalmer Halim (Ekonomi).

3. MAN Insan Cendekia Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten - 3 emas, 2 perak, 2 perunggu (total 7 medali)

Medali emas: Bumi Jauhar Khawarizmi (Kebumian), Muammar Akhtar Djanoarta (Kebumian), Muhammad Genta Ksatria Bumi (Astronomi). Medali perak: Faiz Makhbub Adiwibowo (Geografi), Ibrahim Fatih Aydin (Astronomi). Medali perunggu: Hafizh Maulana (Matematika), Izzat Alvaro Yudhistira (Ekonomi).

4. SMA Pradita Dirgantara, Boyolali, Jawa Tengah - 2 emas, 3 perak, 1 perunggu (total 6 medali)

Medali emas: Ketut Andra Nugraha Utama (Matematika), Hanin Khairunnisa Fauzan (Kimia). Medali perak: Wirasena Ganendra (Kebumian), Yazeira Andini Maheswari (Kebumian), Ahmad Dzaky Ardhani (Astronomi). Medali perunggu: Andrew Lionel Iskandar (Matematika).

5. SMA Negeri 8 Jakarta - 2 emas, 0 perak, 2 perunggu (total 4 medali)

Medali emas: Aladdin Naufal Surahman (Fisika), Wigar Niscala Ghiyats Sambas (Astronomi). Medali perunggu: Muhammad Bagir (Kimia), Arsyadeva Emery Aditya (Astronomi).

6. SMAS Kristen Petra 1 Surabaya - 2 emas, 0 perak, 1 perunggu (total 3 medali)

Medali emas: Kayllen Gracie Kohari (Kebumian), Gunadi Putra Buntoro (Biologi). Medali perunggu: Federico Videlson Kenardi (Kebumian).

6. SMAS Kanisius Jakarta - 2 emas, 0 perak, 1 perunggu (total 3 medali)

Medali emas: Gerardus Paxton Mardhi (Informatika), Ananda Osho Manuel (Ekonomi). Medali perunggu: James Reynaldi Darmawan (Fisika).

8. SMAS Kharisma Bangsa, Kota Tangerang Selatan, Banten - 2 emas, 0 perak, 0 perunggu (total 2 medali)

Medali emas: Jayvin Staley Chen (Kimia), Ahmad Yazid Muhandis (Informatika).

8. SMAS Budi Mulia Jakarta - 2 emas, 0 perak, 0 perunggu (total 2 medali)

Medali emas: Avliani Wijaya (Geografi), Axel Dwi Putra (Geografi).

10. SMAS Sutomo 1 Medan - 1 emas, 2 perak, 5 perunggu (total 8 medali)

Medali emas: Philbert Mayer (Matematika). Medali perak: Janes Hendrawan Lie (Kimia), Friedrich Hizkia Partogi Nainggolan (Fisika). Medali perunggu: Havier Faust Gerald Gunawan (Matematika), Maverick Gavyn Wijaya (Fisika), Davian Anders (Fisika), Muhammad Vildan Fadhli (Astronomi), Frederich Louis (Astronomi).

Saksikan Live DetikPagi: Video: Pemprov DKI Jakarta Akan Gratiskan 100 Sekolah Swasta di 2026.

detik.com Sumber: detik.com

Artikel Terkait