Tehbotol Sosro mengambil langkah serius terkait video yang viral di media sosial, di mana produk minuman kemasan kotaknya terlihat mengeluarkan busa dan diduga mengandung sabun. Perusahaan telah mengidentifikasi kode produksi dari video tersebut dan melakukan pengujian sampel melalui laboratorium independen.
Video yang menjadi perhatian publik tersebut menunjukkan produk Tehbotol Sosro dalam sebuah demonstrasi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, pada Rabu (28/10/2026). Dalam pernyataan resmi, Tehbotol Sosro menyampaikan bahwa mereka telah melakukan serangkaian langkah penelusuran untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.
Langkah Penelusuran dan Pengujian Produk
Tehbotol Sosro menyatakan bahwa mereka telah berupaya menghubungi beberapa akun media sosial yang mengunggah video tersebut untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai produk yang ditampilkan. Namun, produk yang terlihat dalam video tersebut sudah tidak dapat ditemukan.
"Sebagai tindak lanjut atas pernyataan resmi di akun media sosial kami dan sebagai bagian dari komitmen untuk menjaga kepercayaan konsumen, kami telah melakukan beberapa langkah penelusuran termasuk menghubungi akun-akun yang mengunggah pemberitaan tersebut, untuk memperoleh informasi atas produk yang beredar di video yang sangat disayangkan sudah tidak bisa didapatkan," tulis Tehbotol Sosro dalam pernyataannya.
Meskipun produk dalam video tidak dapat diperoleh, perusahaan telah melakukan identifikasi terhadap kode produksi berdasarkan video yang beredar. "Kami telah melakukan identifikasi kode produksi dari video yang diunggah serta menguji retain sample melalui laboratorium independen untuk memastikan bahwa produk yang beredar telah sesuai dengan standar keamanan pangan yang berlaku," lanjut pernyataan tersebut.
Reaksi Publik dan Klarifikasi Perusahaan
Sebelumnya, media sosial diramaikan dengan video yang menunjukkan minuman Tehbotol Sosro kemasan kotak mengeluarkan busa dari dalam kemasan. Asal produk dalam video tersebut tidak diketahui secara pasti. Salah satu akun Instagram, @juanardya, mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati dengan menyatakan, "Tetap waspada ya, saling jaga!"
Dalam narasi yang berkembang, terdapat dugaan bahwa oknum menambahkan zat tertentu ke dalam kemasan minuman saat demonstrasi di kawasan Bundaran HI. Dugaan ini menjadi perhatian karena produk yang ditampilkan dalam video disebut mengandung sabun dan menghasilkan busa.
Menanggapi video yang viral, Tehbotol Sosro menyampaikan klarifikasi melalui akun X, menyatakan bahwa mereka sedang melakukan investigasi untuk mengetahui fakta di balik produk yang beredar dalam video tersebut. "Kami mengetahui adanya unggahan yang beredar dan kami menanggapi hal ini dengan serius. Saat ini, kami sedang melakukan investigasi menyeluruh untuk memahami situasi dan memastikan fakta-fakta yang relevan," sebut Tehbotol Sosro.
Perusahaan juga menegaskan akan meninjau setiap informasi yang diterima dengan cermat dan objektif sebelum menentukan langkah selanjutnya. "Kami berkomitmen untuk meninjau setiap informasi secara cermat dan objektif, guna memastikan langkah tindak lanjut yang tepat," lanjut pernyataan tersebut.
Tehbotol Sosro menegaskan bahwa kualitas produk, keamanan konsumen, dan kepercayaan pelanggan adalah prioritas utama perusahaan. "Kami mengutamakan kualitas, keamanan konsumen, serta kepercayaan yang telah diberikan kepada kami. Kami akan menyampaikan informasi lebih lanjut, apabila proses investigasi telah memberikan kejelasan yang memadai. Terima kasih atas perhatian dan dukungan seluruh pihak," tegas Tehbotol Sosro.
Dalam pernyataan terbarunya, perusahaan kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas dan keamanan produk Tehbotol Sosro.